COUNTDOWN TO
MAYBANK BALI MARATHON 2017

FOLLOW FacebookTwitterInstagramYoutube


Persiapan untuk Long Run Pertama Anda

Berlari merupakan suatu olahraga yang sudah menjadi tren gaya hidup yang diminati akhir-akhir ini. Karena minat dari masyarakat yang besar inilah akhir-akhir ini cukup sering kita dengar banyak lomba lari yang diselenggarakan di Indonesia. Salah satunya PT Bank Maybank Indonesia yang menyelenggarakan Maybank Bali Marathon pada tanggal 28 Agustus 2016.


Di penyelenggaraan tahun kelima ini, animo pelari dari dalam dan luar negeri begitu besar dengan kenaikan jumlah peserta hampir 40% dari tahun sebelumnya.

Berlari tidak hanya sekedar butuh tenaga yang agar bisa sampai di garis finish, namun banyak faktor lain yang dapat mendukung kesuksesan kita sampai garis finish. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus dalam berlatih maupun dalam mengikuti lomba lari jarak menengah – jauh (Long Run). Berikut tipsnya:

Latihan Fisik


Latihan fisik merupakan hal wajib yang perlu dilakukan sebelum mengikutin Long Run. ini sangat penting bagi tubuh agar tetap fit dan tidak “kaget”.

Banyak pelari yang menyepelekan hal ini, namun ada juga yang terlalu bersemangat hingga latihan tanpa henti. Latihan yang terlalu berlebihan dapat memberikan beban berat bagi otot dan tulang. Jika tak diistirahatkan, maka tulang dan otot yang belum terbiasa akan lebih mudah cedera. Hentikan segala kegiatan yang terlalu menguras tenaga ketika anda merasa lelah. Cukup dengan melakukan lari cepat (sprint) satu atau dua putaran atau dengan pemanasan ringan, otot dapat tetap bekerja tanpa lelah yang berlebihan. Tidur yang cukup juga penting. Pastikan tubuh runners cukup istirahat dan hindari begadang pada malam hari sebelum lomba.

Pemanasan

Pemanasan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan sebelum melakukan olahraga apapun. Pemanasan sangat penting agar tubuh tidak tegang dan kaku agar tubuh terhindar dari kram atau cedera. Sebelum race, baiknya para runners dapat melakukan pemanasan dengan stretching ringan, lari di tempat atau dengan jogging ringan.

Gunakan sepatu yang tepat


Sumber: http://www.brit.co/how-to-choose-running-shoes/

Pada dasarnya olahraga lari memang tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar, namun menggunakan sepatu yang sesuai untuk lari merupakan hal yang sangat penting ketika race berlangsung. Sepatu yang tepat akan memberikan kenyamanan, keamanan dan mengurangi resiko cedera. Oleh karena itu hindari penggunaan sepatu kets atau casual dalam race, gunakanlah sepatu yang sesuai dan nyaman untuk mengikuti lomba.

 Fokus dan siapkan Mental  


Hindari pikiran negatif dan terus berpikir positif agar dapat memberi masukan yang bermanfaat bagi tubuh untuk menjaga stamina dan energi.

Berlari tidak hanya melibatkan fisik saja, namun juga mental yang terutama untuk mengikuti long run. Fisik seseorang amat berpengaruh dengan pikiran dan mental dirinya sendiri. Jadi ketika runners mulai merasa tidak nyaman, fokuskan pikiran dan jangan biarkan pikiran negatif itu menghalangi tekad runners.

Menentukan Pace yang tepat


Mempertahankan pace yang tepat merupakan kunci sukses untuk menuntaskan lari hingga garis finish.

Pace atau tempo dalam berlari, merupakan hal yang harus diperhatikan ketika race berlangsung. Tujuan dari lomba lari adalah bagaimana cara runners untuk mencapai garis finish dengan waktu secepat mungkin. Selalu ingat untuk mengendalikan semangat anda sepanjang lomba lari, jangan terlalu bernafsu memulai dengan kekuatan penuh agar tubuh tidak lelah diawal berlari.

Mengatur nafas ketika berlari

Ketika berlari, tubuh pasti membutuhkan oksigen lebih banyak dibanding biasanya, yang dikarenakan otot-otot pada tubuh bekerja lebih keras. Penting untuk para runners mengetahui pola pernafasan yang efektif dan efisien ketika race berlangsung. Ambil nafas yang teratur, karena nafas yang terlalu panjang mempersulit proses pengaturan nafas. Gunakan pernafasan mulut karena oksigen akan masuk secara optimal dan karbondioksida keluar lebih banyak jika dibanding bernafas menggunakan hidung. Apabila nafas dirasa mulai habis, jangan ragu untuk memperlambat tempo runners.

Itulah sedikit tips agar para runners lebih siap dan lebih prima untuk mengikuti #MBM2016 di bulan Agustus nanti, selamat berlatih!

 

Ditulis oleh Deka Putra Mahardhika (Runner Onboarding Champion #MBM2016)