COUNTDOWN TO
MAYBANK BALI MARATHON 2017

FOLLOW FacebookTwitterInstagramYoutube


Motivasi Mulia Abel di Full Marathon Maybank Bali Marathon 2017

Tressabel Hutasoit – The Upgrader Maybank Heroes 2017

Tressabel, atau akrab disapa Abel, berbagi motivasi inspiratif di balik partisipasinya pada acara Maybank Bali Marathon 2017. Simak perbincangan hangat Maybank Bali Marathon teamdengan perempuan pecinta anjing ini seputar persiapan menuju #MBM2017.

Cerita Abel dimulai dari penjelasan bagaimana dia mengerjakan video berdurasi 60 detik untuk di upload di media sosial di akhir bulan Maret 2017 lalu. Ketika ditanya lebih jauh tentang motivasi untuk mengikuti MBM 2017, rupanya perempuan berusia 37 tahun ini menyimpan alasan yang sangat mengharukan. Ia menjelaskan bahwa setiap kilometer yang akan dilaluinya pada Maybank Bali Marathon2017 nanti, akan didedikasikan untuk teman-temannya.

Setelah berbincang lebih lanjut, empat teman dekat Abel saat ini diserang penyakit yang tergolong serius, seperti Kanker Nasofaring, Zoster Virus, Lupus, dan Kanker Payudara.

Melihat perjuangan berat teman-teman melawan penyakit, Abel jadi termotivasi untuk berjuang melalui apa yang bisa ia lakukan, yaitu mengikuti lomba marathon. Menurutnya, banyak orang yang kurang menyadari bahwa kesehatan adalah karunia terbesar dalam hidup.

Perjuangan keempat teman Abel yang sedang sakit keras akan diapresiasi setiap 10 kilometer yang nanti akan dilewatinya. Sepuluh kilometer pertama akan didedikasikan untuk Wike (penderita Kanker Nasofaring), sepuluh kilometer kedua untuk Mimi (penderita Zoster Virus), sepuluh kilometer ketiga untuk Fey (penderita Lupus), dan sepuluh kilometer keempat untuk Sylvi (penderita Kanker Payudara), sedangkan dua kilometer sisanya akan didedikasikan kepada semua orang yang saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya.

Dengan mengikuti #MBM2017, Abel mengungkapkan bahwa ini adalah bentuk dukungan dan semangat yang ia berikan untuk teman-temannya serta dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan dirinya. Ia berharap siapapun yang sedang menderita sakit dapat merasakan semangat yang ia tularkan melalui perjuangannya, walau ia tahu hal ini tetap tidak sebanding dengan perjuangan mereka yang sedang berjuang melawan sakit keras.

Saat mengetahui alasannya beraksi di acara MBM 2017, Abel menjawab bahwa teman-temannya amat terharu dan sangat senang karena merasakan semangat yang diberikan dan merasa diapresiasi atas perjuangannya melawan penyakit yang diderita.

Berbincang lebih lanjut dengan Abel, kami bertanya alasan Abel memilih olahraga lari. Jawabannya lugas, dengan berlari, ia merasakan efek yang sangat menyenangkan. “Lari itu efeknya ke saya seperti habis meditasi. Lari bikin saya jadi lebih rileks, lebih produktif, I’ve become a happier person”, katanya sambil tertawa kecil.

Walaupun baru mulai aktif berlari sejak 2 tahun lalu, Abel sangat bersemangat mengikuti program coaching Maybank Heroes ini. Ia paling merasa tertantang ketika diberi menu latihan interval, yaitu latihan lari dengan tempo cepat-lambat-cepat-lambat. Selain program coaching, ia juga menjalankan dietary plan untuk menyambut MBM 2017.

“Untuk karbo loading sekarang ganti pilihan lebih sehat, misalnya granola, chia seeds. Minuman soda sudah benar-benar saya cut, benar-benar minum air saja yang banyak. Ikan jadi salah satu menu wajib, sama buah-buahan”, jelasnya.

Selain itu, berlari di Bali tentunya menjadi pengalaman yang dinanti-nanti olehnya. Abel yang berdomisili di Bali ini 100% optimis memenuhi target sebagai Maybank Running Heroes 2017. “Target saya 5 jam 45 menit untuk full marathon”, tegasnya.

Untuk menjalani program coaching dan dietary plan tentunya bukan hal yang mudah. Namun, ia mengaku lebih mudah menjalankan program Maybank Heroes berkat dukungan orang terdekat, keluarga, serta rekan kerja.

“Bagi waktu antara latihan dan kerja juga jadi lebih gampang karena bos dukung juga. Bahkan mereka (teman-teman kantor) sudah siap buat jadi supporter saya buat acara nanti”, jelasnya sambil tertawa.

Selain dukungan orang terdekat, Abel juga tidak berhenti memotivasi dirinya sendiri. Ia memegang teguh quote beat the giant inside you”, berlari baginya adalah bagaimana “mengalahkan” diri sendiri.

“Limit kita itu diri sendiri, bukan orang lain. Dan kalau bisa mengalahkan diri sendiri itu rasanya luar biasa, seperti dapat pemahaman ‘kita bisa sebenarnya melewati berbagai tantangan dengan sendirian’”, tutupnya.